Rabu, 18 Mei 2011

Cara mengirim Surat via Kantor Pos

Cara Mengirim Surat Dan Paket Di Kantor Pos Indonesia Dengan Baik Dan Benar

Bagi anda yang sudah sering mengirim surat dan paket di kantor pos dan juga melalui jasa pengiriman berkas dan barang lain mungkin tidak begitu membutuhkan petunjuk ini. Tetapi bagi yang belum pernah ada baiknya membaca tulisan ini sebagai petunjuk dasar.
A. Siapkan Surat Atau Paket Yang Akan Dikirim
Bungkus surat atau paket anda dengan tertutup rapi dan baik sebelum dikirim. Jangan mengirim sesuatu yang isinya berbahaya, terlarang, sangat mudah pecah, berbau tajam, tidak tahan lama dan lain sebagainya agar paket atau surat anda sampai ke tujuan dengan baik.
Tuliskan nama dan alamat lengkap dengan jelas dan rapi mulai dari nama jalan, nomor, kavling, blok, kelurahan, kecamatan, kotamadya, provinsi, negara dan kode pos. Tulis identitas nama dan alamat penerima surat atau paket di depan sebelah kanan bawah dan pengirim surat atau paket pos di belakang sebelah mana saja atau di depan sebelah kiri bawah. Cantumkan kata "penerima" dan "pengirim" untuk memudahkan petugas pos memahami alamat penerima surat atau paket yang kita hendak kirim.
Kodepos sangat penting dicantumkan untuk memudahkan tukang pos dalam menyortir surat. Efek kode pos adalah surat kita biasanya akan lebih cepat sampai daripada yang tanpa kodepos.
B. Pilih Jenis Layanan Dan Bayar Biaya Kirim Surat Atau Paket
Setelah sampai di kantor pos indonesia, kita akan dihadapkan oleh berbagai jenis produk layanan jasa pengiriman surat dan paket. Untuk informasi lebih lanjut mengenai layanan yang ada di situs www.posindonesia.co.id di mana anda juga bisa melihat tarif masing-masing layannya.
Umumnya orang akan mengirim surat dengan layanan biasa, kilat dan kilat khusus. Jika tidak mengetahui tarif yang akan dikenakan sebaiknya berikan surat atau paket pada petugas loket dan memberitahukan jenis layanan yang akan kita gunakan. Setelah ditimbang petugas akan menghitung biayanya dengan melihat jauh dekat jarak alamat tujuan kita dengan tempat kita mengirim.
Akan diberikan beberapa pilihan pembayaran yaitu dengan perangko atau tanpa perangko. Untuk produk yang perlu pencatatan seperti kilat khusus tidak dibutuhkan tempelan prangko pada surat maupun paket barang kita. Jika harus dikirim dengan perangko maka tempelkan perangko di depan sebelah kanan atas dengan nilai sesuai tarif dengan memakai lem atau air ludah kita. Setelah menempelkan perangko serahkan surat atau paket ke petugas pos indonesia untuk diproses dan dikirim ke penerima.
Untuk pengiriman dengan bukti tercatat seperti kilat khusus, akan memudahkan kita dalam klaim apabila surat atau barang kiriman tidak sampai ke tangan yang seharusnya menerimanya. Kalau mengirim dengan perangko, maka kita akan kesulitan untuk klaim. Namun pengiriman dengan perangko ada keunikan tersendiri yaitu di mana perangko adalah salah satu benda yang bisa dikoleksi dan bisa bernilai tinggi.
-----
Tambahan :
PT Pos Indonesia (Persero) memiliki beragam produk layanan jasa selain pengiriman surat dan barang seperti pengiriman uang, tabungan, pembayaran angsuran, pembayaran tagihan telepon, pembayaran tagihan air pam, pembayaran pajak, dan lain-lain.

Sumber : http://organisasi.org

Kamis, 24 Februari 2011

Antisipasi Hama & Penya

Pada dasarnya tidak terlalu banyak hama dan penyakit yang menyerang sansevieria. Namun demikian beberapa hama dan patogen penyebab penyakit sering mengganggu pertumbuhan tanaman ini. Hama pada sansevieria umumnya dari jenis serangga yang merusak tanaman. Sedangkan penyakit yang menyerang adalah jamur dan bakteri.

Hama, Siput.
Siput yang telanjang atau yang berumah akan menyerang bagian daun, bahkan akar tanaman. Gejalanya mudah dikenali, karena tampak adanya bekas gigitan pada daun dan kotoran yang berserakan di sekitar tanaman. Siput aktif menyerang sansevieria pada malam hari. “Pada umumnya, pemberantasan hama ini bisa dilakukan secara manual, yakni dengan cara mengambil dan membuang siput yang umumnya berada di bagian bawah daun. Akan tetapi, bila serangannya cukup hebat, dapat digunakan melusida Metaphar atau Moluskil dengan dosis sesuai anjuran,” ujar Syaichul.

Thrips.
Selain siput, hama jenis thrips juga sering menyebabkan kerusakan yang parah. Hama jenis ini menghisap cairan tanaman, sehingga mengganggu pertumbuhan tanaman. Di Indoensia, thrips yang menyerang biasanya dari jenis Herciotrips Feronalis. Hama ini biasanya akan menyerang pada musim kemarau. Thrips dapat diberantas dengan Kelthane, Tracer, atau Supra cide dengan dosis sesuai anjuran.

Penyakit
Penyakit yang menyerang sansevieria umumnya merupakan gangguan yang diakibatkan oleh ada nya patogen atau jasad renik yang tidak terlihat oleh mata biasa.

Busuk lunak (becterial stem rot)
Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Erwinia Carotovora yang menyerang daun atau akar ta-naman, terutama menginfeksi melalui luka yang menganga. Daun atau akar yang terserang tampak berwarna kecoklat-coklatan dan terasa lunak bila dipegang, berlendir, serta berbau tidak enak, dan lama kelamaan akan berubah seperti bubur.
Penyakit ini muncul apabila kondisi tanaman lembab akibat hujan yang terus menerus dan kurang cahaya. Patogen ini cepat menyebar melalui perantara air, serangga, tangan, alat pertanian, ataupun pakaian pekerja.
Cara mengatasi serangan patogen ini adalah dengan memangkas bagian yang terkena serangan dan mengolesinya dengan Na-hipoklorit (Clorox), serta membakar bagian yang terkena serangan. Sementara, untuk mencegah serangan bagian lainnya digunakan bakterisida Agrept sesuai dosis anjuran.

Busuk akar
Busuk akar disebabkan oleh jamur Aspergillus niger. Jamur ini muncul apabila kondisi media tumbuh terlalu basah. Apabila jamur ini telah menyerang, satu-satunya cara agar serangan tidak meluas adalah sebagai berikut :
Angkat tanaman dan potong akar yang busuk. Akan terlihat kumpulan spora jamur yang berwarna coklat kehitam-hitaman.
Cuci perakaran sampai bersih dan rendam sebentar dalam larutan fungisida (misalnya : Aliette dengan dosis sesuai anjuran dan labelnya).
Tanam Tumbuhan dalam media baru.
Bakar media yang lama,karena telah tercemar spora jamur.

Bercak daun
Gejala serangan penyakit yang disebabkan oleh jamur Fusarium Moniliforme ini khas sekali, yaitu munculnya warna ungu kemerah-merahan pada daun yang terserang.
Selanjutnya, bercak kemerah-merahan akan melebar dan membentuk luka.
Pemupukan nitrogen yang terlalu tinggi akan memacu serangan fusarium ini. Untuk mencegah meluasnya serangan, lakukan langkah-langkah berikut :
§ Mula-mula, keluarkan tanaman dari pot dan buang bagian yang sakit.
§ Selanjutnya, tanam dalam media baru dan semprot dengan fungisida (misalnya : Benlate, Dithane, atau Antracol dengan dosis sesuai label).

Cara pengendalian Hama & Penyakit Sansevieria

Terdapat empat jenis pengendalian antara lain pengendalian mekanis, sanitasi, kultur teknis, dan pengendalian kimiawi.

Pengendalian mekanis .
Pengendalian secara mekanis dilakukan apabila serangan hama masih dalam jumlah terbatas. Misalnya, siput dapat diambil dengan tangan dan dibunuh. Demikian juga dengan kutu yang terdapat pada bagian daun dapat didorong dengan kuku dan dibunuh. Semut-semut yang tidak terlalu banyak pun dapat diambil secara manual dengan tangan.

Sanitasi.
Menjaga kebersihan lingkungan merupakan salah satu cara untuk menangkal serangan hama dan penyakit. Gulma yang tumbuh disekitar tanaman merupakan tempat persembunyian yang disukai hama dan patogen penyebab penyakit. Dengan membersihkan kebun secara rutin, hama tidak mempunyai kesempatan untuk bersembunyi. Selain itu, kebun yang bersih akan sedap dipandang dan merupakan lingkungan kerja yang baik.

Kultur teknis.
Pemeliharaan tanaman yang baik dapat meningkatkan kesehatan tanaman. Penyiraman, pemupukan, pengendalian hama dan penyakit, serta penggantian media tumbuh dapat mening katkan pertumbuhan tanaman. Secara tidak langsung, kultur teknis yang baik dapat memantau keberadaan hama dan penyakit secara dini.

Pengendalian Kimiawi.
Apabila serangan hama dan penyakit telah berada diambang batas atau mencapai 10%, pengendalian secara kimiawi merupakan pilihan. Akan tetapi, pemakaian bahan kimia secara berlebihan akan membawa dampak negatif bagi lingkungan. Untuk itulah penggunaanya harus terkontrol

Mengecilkan . membuat mini Sanseveira
Rimpang atau anakan sansevieria yang baru muncul ditanam di pot mini berdiameter 8-12 cm dengan media cocopeat murni. Pertumbuhan sansevieria pun terhambat karena media miskin hara.


Pada dasarnya tidak terlalu banyak hama dan penyakit yang menyerang sansevieria. Namun demikian beberapa hama dan patogen penyebab penyakit sering mengganggu pertumbuhan tanaman ini. Hama pada sansevieria umumnya dari jenis serangga yang merusak tanaman. Sedangkan penyakit yang menyerang adalah jamur dan bakteri.

Hama, Siput.
Siput yang telanjang atau yang berumah akan menyerang bagian daun, bahkan akar tanaman. Gejalanya mudah dikenali, karena tampak adanya bekas gigitan pada daun dan kotoran yang berserakan di sekitar tanaman. Siput aktif menyerang sansevieria pada malam hari. “Pada umumnya, pemberantasan hama ini bisa dilakukan secara manual, yakni dengan cara mengambil dan membuang siput yang umumnya berada di bagian bawah daun. Akan tetapi, bila serangannya cukup hebat, dapat digunakan melusida Metaphar atau Moluskil dengan dosis sesuai anjuran,” ujar Syaichul.

Thrips.
Selain siput, hama jenis thrips juga sering menyebabkan kerusakan yang parah. Hama jenis ini menghisap cairan tanaman, sehingga mengganggu pertumbuhan tanaman. Di Indoensia, thrips yang menyerang biasanya dari jenis Herciotrips Feronalis. Hama ini biasanya akan menyerang pada musim kemarau. Thrips dapat diberantas dengan Kelthane, Tracer, atau Supra cide dengan dosis sesuai anjuran.

Penyakit
Penyakit yang menyerang sansevieria umumnya merupakan gangguan yang diakibatkan oleh ada nya patogen atau jasad renik yang tidak terlihat oleh mata biasa.

Busuk lunak (becterial stem rot)
Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Erwinia Carotovora yang menyerang daun atau akar ta-naman, terutama menginfeksi melalui luka yang menganga. Daun atau akar yang terserang tampak berwarna kecoklat-coklatan dan terasa lunak bila dipegang, berlendir, serta berbau tidak enak, dan lama kelamaan akan berubah seperti bubur.
Penyakit ini muncul apabila kondisi tanaman lembab akibat hujan yang terus menerus dan kurang cahaya. Patogen ini cepat menyebar melalui perantara air, serangga, tangan, alat pertanian, ataupun pakaian pekerja.
Cara mengatasi serangan patogen ini adalah dengan memangkas bagian yang terkena serangan dan mengolesinya dengan Na-hipoklorit (Clorox), serta membakar bagian yang terkena serangan. Sementara, untuk mencegah serangan bagian lainnya digunakan bakterisida Agrept sesuai dosis anjuran.

Busuk akar
Busuk akar disebabkan oleh jamur Aspergillus niger. Jamur ini muncul apabila kondisi media tumbuh terlalu basah. Apabila jamur ini telah menyerang, satu-satunya cara agar serangan tidak meluas adalah sebagai berikut :
Angkat tanaman dan potong akar yang busuk. Akan terlihat kumpulan spora jamur yang berwarna coklat kehitam-hitaman.
Cuci perakaran sampai bersih dan rendam sebentar dalam larutan fungisida (misalnya : Aliette dengan dosis sesuai anjuran dan labelnya).
Tanam Tumbuhan dalam media baru.
Bakar media yang lama,karena telah tercemar spora jamur.

Bercak daun
Gejala serangan penyakit yang disebabkan oleh jamur Fusarium Moniliforme ini khas sekali, yaitu munculnya warna ungu kemerah-merahan pada daun yang terserang.
Selanjutnya, bercak kemerah-merahan akan melebar dan membentuk luka.
Pemupukan nitrogen yang terlalu tinggi akan memacu serangan fusarium ini. Untuk mencegah meluasnya serangan, lakukan langkah-langkah berikut :
§ Mula-mula, keluarkan tanaman dari pot dan buang bagian yang sakit.
§ Selanjutnya, tanam dalam media baru dan semprot dengan fungisida (misalnya : Benlate, Dithane, atau Antracol dengan dosis sesuai label).

Cara pengendalian Hama & Penyakit Sansevieria

Terdapat empat jenis pengendalian antara lain pengendalian mekanis, sanitasi, kultur teknis, dan pengendalian kimiawi.

Pengendalian mekanis .
Pengendalian secara mekanis dilakukan apabila serangan hama masih dalam jumlah terbatas. Misalnya, siput dapat diambil dengan tangan dan dibunuh. Demikian juga dengan kutu yang terdapat pada bagian daun dapat didorong dengan kuku dan dibunuh. Semut-semut yang tidak terlalu banyak pun dapat diambil secara manual dengan tangan.

Sanitasi.
Menjaga kebersihan lingkungan merupakan salah satu cara untuk menangkal serangan hama dan penyakit. Gulma yang tumbuh disekitar tanaman merupakan tempat persembunyian yang disukai hama dan patogen penyebab penyakit. Dengan membersihkan kebun secara rutin, hama tidak mempunyai kesempatan untuk bersembunyi. Selain itu, kebun yang bersih akan sedap dipandang dan merupakan lingkungan kerja yang baik.

Kultur teknis.
Pemeliharaan tanaman yang baik dapat meningkatkan kesehatan tanaman. Penyiraman, pemupukan, pengendalian hama dan penyakit, serta penggantian media tumbuh dapat mening katkan pertumbuhan tanaman. Secara tidak langsung, kultur teknis yang baik dapat memantau keberadaan hama dan penyakit secara dini.

Pengendalian Kimiawi.
Apabila serangan hama dan penyakit telah berada diambang batas atau mencapai 10%, pengendalian secara kimiawi merupakan pilihan. Akan tetapi, pemakaian bahan kimia secara berlebihan akan membawa dampak negatif bagi lingkungan. Untuk itulah penggunaanya harus terkontrol

Mengecilkan . membuat mini Sanseveira
Rimpang atau anakan sansevieria yang baru muncul ditanam di pot mini berdiameter 8-12 cm dengan media cocopeat murni. Pertumbuhan sansevieria pun terhambat karena media miskin hara.

Rabu, 23 Februari 2011

Rahasia Di balik Rahasia

Banyak orang salah mengartikan sesuatu. . Mgkin bnyak org brtanya knapa Para turis mancanegara ketika tiba di Indonesia selalu menggunakan kacamata? Apkah hnya untk gaya? Atw ad kpntingan lain.nya?
Jawabannya adalah
Kornea mata Bule identik dengan warna biru. Yang mempunyai kelemahan tidak dapat memfilter sinar matahari yang masuk ke mata.Sehingga mata mudah Rusak. Untuk meminimalisir cahaya matahari tersebut mereka menggunakan Kacamata supaya matanya tidak langsung ke sorot matahari yang berakibat pada Iritasi.. Berbeda dengan Korna mata Indonesia yang berwarna Hitam dan coklat.. Warna kornea hitam mempunyai kelebihan beragam.. Diantaranya berguna sebagai filter sinar matahari.. Jadi tidak perlu menggunakan kacamata..

Selasa, 16 November 2010

Idul Adha yang penuh dengan kebersamaan

 Idul adha ialah hari raya dalam umat muslim. Dimana umat muslim sedunia melaksanakan Ibadah haji di tanah Suci. Dimana juga pada hari 11, 12, 13(Hari Tasyrik) bulan haji dilaksanakan penyembelihan hewan Qurban.. Penyembelihan ini dimaksudkan untuk memperingati perjuangan Nabi Ibrahim As yang pada waktu itu diuji Oleh Allah SWT untuk menyembelih anak tercinta yakni Ismail As. 
 Menurut Salah satu hadist, awal mula Allah memerintahkan  Ibrahim menyembelih anaknya yakni Ismail karena pada waktu itu Ibrahim tidak bisa menjaga sifat kemanusiaanya yakni sombong. Begini ceritanya.

Pada suatu hari Allah mengutus malaikat Jibril untuk menemui Ibrahim dan menanyakan kenapa beliau selalu beribadah kepada Allah setiap saat sehingga Allah beri gelar Kholilul Anbiya. Singkat cerita Malaikat Jibril itupun menemui Nabi Ibrahim dengan menyerupai seorang kakek tua yang renta. Kemudian bertemu dengan Ibrahim seraya bertanya, " Ya ibrahim, Saya ingin bertanya kepada dirimu, kenapa Engkau selalu Ibadah kepada Allah SWT, dan Selalu menyembelih 100 unta dan 1000 kambing tiap tahun, sehingga Kakek tua seperti aku ini dapat menikmati daging tersebut tiap tahunnya. Apa yang ingin kamu cari ?". Kemudian Nabi Ibrahim menjawab dengan lantang, " Aku lakukan semua ini karena aku diperintah oleh Allah SWT. Sehingga aku berani mengorbankan apapun yang Allah perintah termasuk menyembelih anak ku sendiri bila Allah menghendaki". kemudian kakek tersebut pergi dari hadapan Ibrahim.. Perlu diketahui, waktu itu Ibrahim belum menikah dan belum mempunyai anak.

Singkat cerita ibrahim pun menikah dengan seorang perempuan yang bernama Siti hajar. Beliau dikaruniai anak yang bernama Ismail. Kemudian Allah kembali menyuruh Jibril untuk menagih janjinya yang dulu ia pernah ucapkan. yakni menyembelih anaknya sendiri sebagai bukti ketaatan Ibrahim kepada Allah SWT..

Malikat Jibril pun menghampiri Ibrahim dalam mimpinya seraya berkata " Allah menginginkan kamu agar kamu mau menyembelihkan anakmu sebagai tanda bahwa kamu taat kepada Allah". Kejadian ini berulang sebanyak tiga kali.. Ibrahim pun menceritakan kejadian ini kepada anak istrinya. Beruntung, Ibrahim mempunyai istri yang Salehah. Bukannya mencegah, tetapi Siti Hajar berkata sebaliknya. Ia malah mendukung serta meyakinkan Sang Suami bahwa ini adalah perintah Allah yang harus dijalani. Begitu juga dengan sang Anak Ismail, ia Ridho di sembelih sebagai ketaatan kepada Allah juga kedua orangtuanya. Pada waktu itu Ismail masih berumur 5 tahun.Dalam perjalanan Ibrahim diganggu oleh Syetan yang mana ingin menggoyahkan keimanan Ibrahim.Syetan itupun berkata " Wahai Ibrahim, kenapa kamu menuruti perintah yang belum tentu benar adanya, apakah kamu tega ingin membunuh darah daging mu sendiri.?" Ibrahim pun berhenti sejenak seakan mendengar omongan Setan tersebut. Tetapi sang anak kembali meyakini "Ayah, jangan dengarkan setan itu, apakah Ayah tidak ingat bagaimana nabi sebelumnya Adam tertipu oleh tipu muslihat Setan yang memberi perintah untuk memakan buah holdi, padahal Allah telah melarang Adam untuk memakannya. Apakah Ayah tidak ingat? ". Perkataan Ismail sontak melemahkan hati Ibrahim, Beliau mengucurkan air matanya dan tidak berhenti menciumi kening sang anak. Dengan keyakinan yang kuat Ibrahim pun melanjutkan perjalanannya. Ia pun melempar Setan itu dengan 3 buah batu. Dan inilah asal mula dalam ibadah haji yang dinamakan melempar Jumroh untuk memperingati perjuangan nabi Ibrahim melawan Syetan..Sesampainya di bukit yang tinggi Ibrahim langsung menyimpan anaknya sembari ditutup mata Ibrahim dengan sehelai kain. Ketika Ibrahim hendak menyembelih Ismail, Allah menurunkan seekor kambing sebagai ganti daripada Ismail..
  Begitulah cerita singkat tentang perjuangan Nabi Ibrahim yang memenuhi ketakwaannya kepada Allah SWT. semoga pembaca dapat mengambil hikmah dari apa yang telah saya sampaikan. Penulis ingin mengucapkan "Selamat hari raya Idul adha 1431 H". Wassalam.